Matcha lokal yang murah tapi rasanya hambar itu mimpi buruk pemilik usaha minuman. Kamu investasi branding, tapi menu andalan malah bikin pelanggan ilfil. Dari pengalaman nyari matcha untuk kedai temen di Yogyakarta, aku temuin beberapa merk lokal yang kualitasnya nggak kalah sama import Jepang. Ini dia 7 merk matcha powder lokal yang bisa bikin latte kamu jadi creamy, warnanya vibrant, dan rasa umaminya bikin nagih.
7 Merk Matcha Powder Lokal yang Bener-Bener Oke
Sebelum ke daftarnya, penting banget paham kriteria pilihanku. Aku cuma masukin merk yang punya minimal dua grade (culinary dan premium), hijau tua alami (bukan pewarna), dan traceable origin (bisa tau dari kebun mana). Soalnya untuk usaha, konsistensi itu kunci.
1. GMR Tea (Java Green Matcha)
Dari kebun teh di Garut, Jawa Barat. Ini yang paling konsisten quality-nya. Grade premium-nya punya mesh 1000, halus banget, nggak ada grainy feeling pas diseduh. Rasa umaminya bold, kayak dashi dari kombu, bukan rasa pahit yang menusuk. Cocok banget untuk iced matcha latte karena nggak gampang settle di dasar gelas.
- Grade: Culinary (80rb/100gr), Premium (180rb/100gr), Ceremonial (350rb/100gr)
- Best for: Latte, frappe, baking
- Origin: Garut, Jawa Barat

2. Nusantara Tea Co. (Sumatra Emerald)
Produsen dari Sumatera Barat yang main di grade culinary sama premium. Bedanya, matcha ini punya chlorophyll content 12% lebih tinggi dari rata-rata matcha lokal. Hasilnya? Warna hijau emerald yang instagramable banget. Rasanya lebih vegetal, kayak daun bayam muda yang dikukus. Perfect untuk kedai yang target market-nya anak muda yang suka foto minuman.
- Grade: Culinary (75rb/100gr), Premium (165rb/100gr)
- Best for: Iced latte, soft serve, dessert
- Origin: Solok, Sumatera Barat
3. Tehkan (Bali Harmony Matcha)
Ini special karena pakai varietas teh Camellia sinensis yang di-hybrid sama varietas lokal Bali. Hasilnya? Rasa yang smooth dengan aftertaste manis alami. Tanpa gula pun udah ada sweetness-nya. Aku pernah coba buat matcha americano (cuma matcha + air panas) dan bener-bener bisa diminum plain. Grade premium-nya harganya 200rb/100gr tapi worth it untuk menu signature.
- Grade: Culinary (90rb/100gr), Premium (200rb/100gr)
- Best for: Hot latte, americano, high-end dessert
- Origin: Tabanan, Bali
4. Jogja Green Tea (JGT Matcha)
Dari Kebun Kalibiru, Kulon Progo. Ini yang paling affordable tapi nggak murahan. Grade culinary-nya cuma 65rb/100gr tapi masih punya umami yang detectable. Memang sih, warnanya agak hijau muda, tapi untuk usaha dengan target pasar menengah ke bawah, ini solusi perfect. Rasanya lebih ke green tea biasa tapi dengan body yang lebih thick. Cocok untuk mass market.
- Grade: Culinary (65rb/100gr), Premium (150rb/100gr)
- Best for: Budget menu, school market, catering
- Origin: Kulon Progo, DIY
5. West Java Tea Estate (WJTE Matcha)
Produsen lama yang baru masuk market matcha 2 tahun lalu. Kelebihannya? Consistency batch-to-batch yang luar biasa. Setiap kali order, warna dan rasa sama persis. Ini penting banget buat usaha franchise. Grade premium-nya punya mesh 1200, paling halus di antara semua. Rasanya bold umami dengan sedikit nutty notes, kayak almond panggang tipis.
- Grade: Culinary (85rb/100gr), Premium (190rb/100gr)
- Best for: Franchise, consistency-critical menu
- Origin: Pangalengan, Jawa Barat
6. Tugu Tea (Java Heritage Matcha)
Brand ini fokus ke ceremonial grade yang bener-bener bisa untuk tea ceremony. Tapi untuk usaha, aku rekomendasikan grade premium-nya aja. Bedanya? Shade-grown 30 hari, lebih lama dari biasanya (cuma 20 hari). Hasilnya, L-theanine content lebih tinggi, jadi rasa umaminya lebih lingering di lidah. Cocok untuk kedai yang mau highlight “authentic Japanese-style matcha” tapi pakai bahan lokal.
- Grade: Premium (210rb/100gr), Ceremonial (380rb/100gr)
- Best for: Authentic matcha experience, wellness menu
- Origin: Malabar, Jawa Barat
7. Greenfield Organic (Sumatra Shade)
Ini satu-satunya yang certified organic di list. Kalau kedai kamu target market yang health-conscious, ini jawabannya. Memang sih, harganya lebih mahal 20-30% dari non-organik. Tapi rasa umaminya clean dan nggak ada off-flavor. Warna hijau-nya natural, nggak fluorescent. Aku coba buat matcha soft serve dan hasilnya super creamy tanpa rasa pahit.
- Grade: Culinary (110rb/100gr), Premium (240rb/100gr)
- Best for: Organic menu, health-focused brand
- Origin: Kerinci, Sumatera Barat
Perbandingan Cepat: Mana yang Pas Buat Usaha Kamu?
Biar nggak bingung, ini tabel perbandingan berdasarkan kriteria utama:
| Merk | Harga/100gr | Umami Level | Color Intensity | Best For |
|---|---|---|---|---|
| GMR Tea | 80-350rb | High | Hijau Tua | All-rounder |
| Nusantara Tea Co. | 75-165rb | Medium-High | Emerald | Visual appeal |
| Tehkan | 90-200rb | Medium | Hijau Tua | Signature drink |
| JGT Matcha | 65-150rb | Medium | Hijau Muda | Budget menu |
| WJTE Matcha | 85-190rb | High | Hijau Tua | Franchise |
| Tugu Tea | 210-380rb | Very High | Hijau Tua | Authentic menu |
| Greenfield Organic | 110-240rb | High | Natural Green | Health market |

Tips Praktis: Nyeduh Matcha Lokal Biar Nggak Gagal
Matcha lokal itu sensitive banget sama suhu dan teknik. Salah sedikit, langsung pahit dan gampang menggumpal. Ini cara yang udah aku tes berkali-kali:
- Saring dulu pakai sifter. Matcha lokal lebih gampang bergerak, jadi sifting itu wajib.
- Suhu air maksimal 75°C. Kalau pake air mendidih, langsung bakar dan rasa umaminya hilang.
- Whisk dengan zigzag, nggak melingkar. Zigzag bikin busa lebih halus dan cairan lebih homogen.
- Ratio untuk latte: 2gr matcha + 30ml air panas jadi pasta, baru tambah susu. Ini ratio sweet spot untuk rasa yang balance.
Pro Tip: Kalau bikin iced matcha, coba shake method. Masukkan matcha, air dingin, dan es ke shaker. Hasilnya lebih creamy dan nggak ada gumpalan. Ini trik dari barista champion Bandung.
Kesimpulan: Matcha Lokal Itu Worth It, Asal Pilih yang Tepat
Matcha lokal udah nggak jadi second option lagi. Dengan harga 30-50% lebih murah dari import, kamu bisa dapet kualitas yang comparable. Kunci-nya? Test sample dulu dan pilih grade yang sesuai menu. Jangan pake ceremonial grade untuk frappe, itu namanya buang-buang budget.
Mulai dari GMR Tea yang all-rounder sampai Greenfield yang organic, semua ada di list karena udah melewati uji real world di kedai-kedai. Jadi, tinggal pilih yang cocok sama konsep usaha kamu. Selamat nyoba!




