Pernah nggak sih, kamu pesan latte pake susu oat atau almond, eh ternyata rasanya jauh dari harapan? Kayak ada yang “hilang” gitu, atau malah rasanya kayak minum bubur campur kopi. Tenang, kamu nggak sendirian. Saya juga pernah ngalamin fase trial and error yang bikin dompet menangis. Tapi setelah ngobrol sama barista-barista handal dan nyobain puluhan kombinasi, akhirnya ketemu pola yang jelas beda antara susu oat (khususnya Oatside) dan susu almond.

Perang Susu Alternatif: Kenapa Ini Jadi Pembahasan Penting?
Dunia kopi lagi demam susu nabati. Bukan cuma soal tren vegan atau laktosa intoleran, tapi soal flavor pairing yang unik. Susu sapi memang klasik, tapi setiap susu alternatif punya signature yang bisa nge-boost atau nge-ruin espresso kamu. Oatside dan almond milk jadi dua kandidat paling populer di kedai-kedai kopi specialty sekarang.
Oatside sendiri booming karena teksturnya yang super creamy dan rasa oat yang natural, nggak berlebihan. Sementara susu almond, walau lebih dulu ada, masih jadi favorit karena profil nutty-nya yang ringan. Tapi tunggu dulu, nggak semua almond milk sama, dan nggak semua oat milk otomatis enak kalau dicampur espresso.
Oatside: Ketika Krimi Menjadi Raja
Pertama kali saya coba Oatside yang Barista Blend, langsung kerasa bedanya. Teksturnya full-bodied, hampir mendekati susu full cream. Foam-nya? Microfoam yang stabil, perfect buat latte art. Kamu bisa bikin rosetta atau swan tanpa takut foam-nya pecah di tengah jalan.
Rasa oat-nya jelas terasa, tapi nggak menutupi karakter kopi. Justru ada aftertaste manis alami yang bikin espresso chocolatey note-nya lebih keluar. Kalau kopi yang dipake punya nutty or caramel notes—kaya Brazil atau Colombia—Oatside bakal jadi best friend-nya.
Kelebihan Oatside untuk Latte:
- Creaminess level 9/10: Tekstur kental bikin mouthfeel latte jadi luxurious
- Stabilitas foam: Tahan lama, nggak gampang pecah meski suhu ruangan
- Rasa oat alami: Nggak pake gula tambahan tapi tetap ada sweetness subtle
- Versatilitas: Cocok buat espresso-based hot dan iced
Susu Almond: Kelembutan dengan Karakter Nutty
Sekarang kita pindah ke susu almond. Saya pernah nyobain beberapa brand, dari yang buatan sendiri sampe brand specialty. Kesan pertamanya: light and delicate. Tapi hati-hati, banyak susu almond di pasaran yang justru punya aftertaste pahit karena kandungan almond skin-nya.
Yang bagus—misalnya Almond Breeze Barista atau Califia Farms—punya balance nutty flavor yang smooth. Tapi tekstur? Ya nggak bisa dipungkiri, lebih watery dibanding Oatside. Foam-nya bisa dibilang acceptable, tapi nggak se-silky oat milk. Latte art masih bisa, tapi detailnya nggak se-sharp.
Rasa almond-nya bisa jadi double-edged sword. Kalau kopi yang dipake punya bright acidity—kaya Ethiopian Yirgacheffe—almond milk justru bisa nge-soften acidity itu jadi lebih pleasant. Tapi kalau kopi-nya medium-dark roast, almond milk malah bikin rasa jadi flat.
Kelebihan Susu Almond untuk Latte:
- Ringan di lidah: Nggak overpowering, cocok buat yang suka rasa kopi lebih dominan
- Nutty aroma: Aroma almond yang wangi bikin pengalaman ngopi jadi aromatik
- Low calorie: Biasanya kalori lebih rendah dibanding oat milk (kalau ini jadi concern)
- Best pairing: Espresso dengan fruity or floral notes
Head-to-Head: Oatside vs Almond Milk di Cangkir yang Sama
Biar lebih jelas, saya bikin test case pakai espresso blend yang sama—single origin Guatemala, chocolatey dengan hint orange acidity. Suhu susu disamakan di 65°C, dan rasio 1:4 espresso ke susu.

| Aspek | Oatside Barista Blend | Almond Milk (Premium Barista) |
|---|---|---|
| Tekstur | Kental, creamy, kayak susu full cream | Ringan, watery, lebih mirip skim milk |
| Stabilitas Foam | Stabil hingga 15 menit, microfoam silk | Mulai pecah setelah 5-7 menit, bubble besar |
| Rasa | Oat manis, malty, nge-boost chocolate notes | Nutty, clean, nggak ganggu origin flavor |
| Aftertaste | Manis alami, lingering di lidah | Clean finish, cepat hilang |
| Latte Art | Detail tajam, line presisi tinggi | General shape, detail blur |
Pengalaman Nyata: Ngopi di Rumah vs di Kedai
Di kedai, barista profesional bisa maximize potential Oatside dengan teknik steaming sempurna. Hasilnya? Latte yang instagramable dan nikmat. Tapi di rumah, dengan frother manual, Oatside masih forgiving—foam-nya masih cukup bagus.
Susu almond lebih tricky. Kalau nggak hati-hati pas steaming, suhu tinggi bikin almond oil-nya separate, jadi ada layer oily di permukaan. Pernah sekali saya bikin, hasilnya malah kayak minuman beraroma almond yang agak “pecah” teksturnya.
Rekomendasi Berdasarkan Tipe Kopi dan Selera
Jadi, mana yang paling enak? Jawabannya: depends. Ini bukan cop out answer, tapi realita. Lihat dulu kopi apa yang biasa kamu minum:
Pilih Oatside kalau:
- Kamu suka full-bodied latte yang creamy
- Kopi favoritmu medium-dark roast (chocolate, caramel, nutty notes)
- Kamu demen latte art dan suka posting di Instagram
- Kamu butuh susu yang versatile buat hot dan iced
Pilih Susu Almond kalau:
- Kamu suka rasa kopi yang lebih forward, nggak mau nutupi origin flavor
- Kopi favoritmu light roast dengan fruity/floral notes
- Kamu prefer minuman ringan, nggak terlalu “kenyang”
- Kamu perhatikan kalori dan prefer susu low-fat
Pro Tip: Kalau maksimalin almond milk, coba pakai espresso ristretto (shot lebih pendek, lebih concentrated). Rasio 1:3 dengan susu almond bikin balance yang lebih mantap.
Final Verdict: Susu Juga Punya “Kepribadian”
Setelah banyak eksperimen, kesimpulan saya: Oatside lebih forgiving dan memberikan hasil yang konsisten—terutama buat yang baru mulai ngopi susu alternatif. Rasanya familiar, teksturnya nyaman, dan hampir pasti enak dengan mayoritas kopi.
Susu almond butuh lebih banyak perhatian. Tapi kalau ketemu match yang pas, hasilnya bisa outstanding. Ada kesan elegan dan sophisticated yang nggak didapat dari oat milk. Sayangnya, risiko “gagal” juga lebih tinggi.
Jadi, kalau kamu tanya saya mana yang paling enak untuk latte? Jawaban singkatnya: Oatside untuk keseluruhan pengalaman yang aman dan nikmat. Tapi kalau kamu tipe penjelajah rasa yang cermat, susu almond worth the effort.
Paling enak? Cobain sendiri. Beli satu kotak Oatside Barista dan satu almond milk premium. Rasa sendiri di rumah pakai kopi favoritmu. Karena di akhir hari, lidahmu yang jadi hakim, bukan review orang lain. Selamat ngopi!




