Pernah kangen banget sama teh tarik dari kedai Mamak favorit? Yang teh-nya pekat, susunya creamy, buihnya tebal, dan manisnya pas bikin nagih. Tapi terkendal sama jarak, waktu, atau dompet yang lagi tipis? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak dari kita yang akhirnya nyari jalan pintas lewat teh tarik sachet instan. Masalahnya, nggak semua produk bisa ngasih rasa yang mirip asli. Kebanyakan ya cuma manis aja, teh-nya ilang, atau susunya bikin eneg.
Nah, setelah nyobain puluhan varian dari berbagai brand, akhirnya aku bisa nge-filter mana aja yang beneran worth it. Ini dia 7 rekomendasi teh tarik sachet instan yang menurutku paling mirip rasanya sama yang dijual di kedai Mamak Malaysia. Siap-siap deh, teh tarik homemade-mu bakal jadi bahan perdebatan: “Ini beneran dari kedai atau bikin sendiri?”
Apa Sih yang Bikin Teh Tarik Kedai Itu Spesial?
Sebelum masuk ke rekomendasi, penting banget paham dulu karakter teh tarik autentik. Jadi nanti kamu bisa lebih kritis waktu nyobain. Teh tarik yang bagus itu punya body teh yang kuat dan nggak langu, pakai susu evaporasi atau kental manis yang bikin mouthfeel-nya kaya dan creamy. Lalu ada lapisan buih tebal di atasnya yang menandakan proses “tarik” yang bener. Manisnya harus seimbang, nggak bikin eneg, dan ada sedikit aftertaste tanin yang nyegat tapi nggak pahit.
Terus kenapa sachet instan susah nangkep rasa ini? Biasanya karena proporsi tehnya dikurangin, digantiin sama gula dan creamer murah. Hasilnya ya cuma minuman manis berwarna cokelat muda. Tapi beberapa brand emang serius bikin formula yang mendekati asli. Mari kita bahas satu per satu.

1. Boh Cameron Tea Tarik (Malaysia)
Kalau teh tarik sachet punya raja, ini dia. Boh Cameron ini langsung import dari Malaysia dan jadi favorit banyak orang. Teh-nya berasal dari daerah Cameron Highlands, jadi kualitas daun tehnya beneran kelas atas. Sekali seduh, aromanya langsung nyerang hidung. Wangi teh yang bold dan fresh, nggak ada bau stale kayak beberapa brand lokal.
Rasanya? Teh-nya pekat banget tapi tetap smooth. Nggak ada rasa sepat atau pahit yang mengganggu. Creamer-nya juga beda kelas, bikin tekstur jadi kaya dan velvety. Kemanisannya pas di lidah, nggak bikin tenggorokan gatal. Yang paling mirip itu lapisan buihnya. Kalau kamu tarik dari ketinggian 30-40 cm, bisa dapet buih setebal 1-2 cm yang tahan lama. Ini yang jarang banget ada di produk instan.
Pro Tips:
- Pakai air panas 90°C, jangan mendidih keras.
- Seduh 1 sachet untuk 150 ml air.
- Tarik minimal 6-7 kali untuk dapet buih maksimal.
2. Ah Huat White Kopi Tarik
Meskipun namanya “kopi tarik”, varian tehnya ini juara banget. Ah Huat ini brand Singapore yang cukup konsisten kualitasnya. Kelebihannya ada di balance antara teh, susu, dan gula. Nggak ada yang nge-dominate, semua harmoni. Cocok buat kamu yang nggak suka teh tarik terlalu “teh-an” atau terlalu manis.
Aromanya lebih lembut dibanding Boh Cameron, tapi tetap nyata. Rasanya punya hint cokelat muda yang manis, kayak susu cokelat tapi lebih dewasa. Teksturnya creamy tapi nggak berat di perut. Seringnya aku minum ini pas sore, nggak bikin kantuk tapi cukup nyegerin. Sayangnya buihnya nggak setebal Boh, tapi masih acceptable lah.

3. Super Teh Tarik King (Malaysia)
Ini buat kamu yang suka teh tarik super pekat dan kuat. Super Teh Tarik King itu literally “king” dalam hal intensitas rasa. Mereka pakai teh Ceylon grade tinggi yang di-blend sama teh lokal Malaysia. Hasilnya? Teh-nya nendang banget, taninnya terasa tapi tetap enak. Bukan pahit, tapi robust.
Creamer-nya juga banyak, jadi teksturnya super kaya. Ini cocok banget buat kamu yang biasanya pesen teh tarik “kurang manis, kuat teh” di kedai. Tapi hati-hati, kalau kamu nggak kuat sama teh pekat, ini bisa bikin perut agak masuk angin. Kemanisannya standar, nggak terlalu bikin eneg. Buihnya juga lumayan tebal kalau kamu tarik dengan teknik yang bener.
4. Teh Tarik Haron (Indonesia)
Produk lokal yang berani kompetisi sama brand Malaysia! Haron ini bikin teh tarik instan dengan konsep “kedai ke rumah”. Mereka pakai teh hitam dari daerah Sumatera yang karakternya kuat dan earthy. Jadi rasanya nggak kalah pekat dari produk import.
Yang kusuka dari Haron itu creamer khas mereka. Ada sedikit rasa susu karamel yang bikin teh tarik jadi lebih kompleks. Manisnya pas, nggak bikin tenggorokan gatal. Harganya juga lebih ramah di kantong dibanding import. Sayangnya, aromanya nggak se-wangi produk Malaysia, tapi overall rasa di lidah tetap mirip. Buihnya tipis sih, tapi aku biasa tambahin sedikit susu evaporasi buat boost.
Pro Tips:
- Tambahkan 1 sendok teh susu evaporasi per gelas untuk tekstur lebih kaya.
- Seduh dengan air 85-90°C untuk hindari rasa getir.
5. Aik Cheong Teh Tarik (Malaysia)
Aik Cheong ini brand lama di Malaysia yang terkenal sama kopi mereka. Tapi teh tariknya juga nggak kalah oke. Karakter utama Aik Cheong ada di smoothness. Teh-nya nggak sepekat Boh atau Super King, tapi extremely smooth dan gampang dinikmati. Cocok buat beginners yang baru nyoba teh tarik.
Aromanya dominan wangi susu dan gula aren halus. Rasanya punya hint vanilla yang subtle, bikin minumnya jadi calming. Teksturnya creamy tapi nggak terlalu berat. Kekurangannya cuma satu: teh-nya agak kurang nendang buat yang suka pekat. Tapi kalau kamu suka versi mellow, ini perfect.
6. Teh Tarik 3 in 1 Chek Hup (Malaysia)
Chek Hup ini unik banget karena pakai gula Melaka asli bukan gula pasir biasa. Jadi rasa manisnya punya depth dan sedikit rasa karamel-smoky yang khas. Ini beneran beda dari semua produk lain di list ini.
Teh-nya sendiri medium body, nggak terlalu kuat tapi tetap terasa. Kombinasi teh + gula Melaka + creamer ini bikin rasa jadi layered. Setiap tegukan ada rasa baru yang muncul. Aromanya juga beda, lebih earthy dan manis alami. Buihnya tipis, tapi rasa yang dihasilkan worth it kok. Cocok buat kamu yang bosan sama teh tarik mainstream.
7. Teh Tarik Indocafe (Indonesia)
Terakhir, produk lokal yang paling gampang ditemuin di mana-mana. Indocafe punya teh tarik 3in1 yang surprisingly decent. Mereka pakai teh hitam Jawa yang karakternya bold dan sedikit fruity. Nggak akan pernah sekuat teh Malaysia, tapi untuk versi lokal ini udah cukup ok.
Kelebihannya ada di keseragaman rasa. Setiap sachet selalu ngasih rasa yang sama, nggak ngecewain. Creamer-nya juga lumayan kaya, meskipun ada sedikit aftertaste kimiawi kalau diminum hangat. Saranku, minum ini dalam keadaan panas atau dingin, jangan hangat. Manisnya standar, nggak terlalu. Harganya yang paling murah di list ini.
Tips Ampuh Bikin Teh Tarik Instan Jadi Mirip Kedai
Nggak cuma brand yang penting, cara seduh juga menentukan hasil akhir. Ini trik-trik yang aku pakai buat upgrade teh tarik instan jadi level kedai:
- Tarik dengan benar: Jangan cuma sekali tuang. Tarik minimal 6-8 kali dari ketinggian 30-40 cm. Ini bikin buih tebal dan mengemulsikan susu + teh dengan sempurna.
- Temperatur air: Pakai air panas 85-90°C, jangan mendidih 100°C. Air terlalu panas bikin teh jadi getir dan creamer menggumpal.
- Tambahan susu: Untuk teh tarik yang lebih kaya, tambahkan 1-2 sendok teh susu evaporasi atau kental manis per gelas.
- Gula pasir halus: Kalau suka lebih manis, pakai gula pasir halus bukan gula aren bubuk. Gula pasir bikin buih lebih stabil.
- Gelas keramik: Minum dari gelas keramik atau kaca tebal bikin pengalaman lebih otentik. Hindang plastik, bisa berbau.
Catatan Penting: Nggak ada teh tarik instan yang 100% mirip asli. Tapi dengan brand yang tepat + teknik seduh yang bener, kamu bisa dapet 85-90% kemiripan. Sisanya ya ikhlasin aja, atau langsung cabut ke kedai terdekat!
Kesimpulan: Mana yang Paling Worth It?
Kalau aku harus pilih satu juara, Boh Cameron Tea Tarik tetap yang paling mendekati autentik. Semua aspek dari aroma, body teh, creaminess, sampai buihnya on point. Tapi harganya memang lebih mahal.
Buat budget-friendly, pilih Teh Tarik Haron atau Indocafe. Keduanya cukup oke untuk daily drink. Kalau suka eksperimen, Chek Hup dengan gula Melakanya bikin variasi rasa menarik.
Yang paling penting, jangan lupa teknik tarik-nya. Nggak ada gunanya teh berkualitas kalau cuma diaduk pakai sendok. Selamat mencoba dan semoga teh tarik rumahanmu bisa jadi andalan!




